HUJAN = BANJIR

Seru hari ini berangkat kerja, menghadapi hujan yang extreme derasnya.  Selain Hujan juga menghadapi ancaman banjir, tapi mengapa sekarang banjirnya kok tambah merata yak? Pembangunan aja gag gitu hehehehe. Air banjir mengalir dari selokan menutupi jalan sambil membawa batu kerikil yanng sangat berbahaya buat biker kaya saya. Tapi meski jalanan beresiko tinggi gini kok saya tetep bersemangat ya mungkin masih kecil gak pernah maen hujan-hujanan kal,  semakin deras semakin seru tapi deg-degan sambil perhatikan jalan yang penuh bekas bomb atau jerawat batu, kalau bomb samarinda gak pernah ada sejarah pertempuran tuh, klo jerawat apa iya aspal bisa kelebihan minyak seperti yang dialami wajah berminyak hingga jerawatan gitu? Sepertinya kontribusi perusahaan batu bara yang marak beroperasi di sepanjang ruas jalan Samarinda menuju Tenggarong KuKar ini sudah menampakkan kontribusinya yakni air bercampur tanah yang meluber ke jalan raya karena tidak ada lagi pepohonan yang dulunya menjadi resapan air dan mencengkeram tanah perbukitan, plus diikuti bebatuan hasil land clearing oleh perusahaan kontraktor batu bara. Belum lagi masalah banjir di perkotaan tuntas rupanya Kaltim akan dilengkapi permasalahan banjir yang sudah melebar ke suburban bahkan ke pedesaan. Lengkap sudah dengan penampilan jalan-jalan yang penuh lubang disetiap sudutnya masih bisakah Samarinda tercinta ini layak menyandang predikat ibu kota? Yang bandar udaranya saja cuma bisa didarati pesawat jenis twin otter kebawah atau mengharap bandara baru yang penuh masalah?  Truthly complicated!!

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.